Selasa, 09 Juli 2013

perasaan adalah perasaan , meski secuil , walau setitik hitam di tengah lapangan putih luas , dia bisa membuat seluruh tubuh jadi sakit , kehilangan selera makan , kehilangan semangat , hebat sekali benda bernama perasaan itu , dia bisa membuat harimu berubah cerah dalam sekejap padahal dunia sedang mendung , dan di kejap berikutnya mengubah harimu jadi buram padahal dunia sedang terang benderang
— 
Kau , Aku , dan Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye

Kamis, 27 Juni 2013

KITA TAHU DIA TELAH ADA YANG MEMILIKI
KITA TAHU DIA SUDAH TAK SENDIRI LAGI
NAMUN KITA TAK BISA BOHONGI DIRI SENDIRI
CINTA ITU MULAI TUMBUH DI DALAM HATI

HARI DEMI HARI CINTA INI BUKANNYA MATI
TAPI MALAH TUMBUH DAN BERKEMBANG DALAM HATI
ADUUUUH BAGAIMANA INI???
BIARLAH AKU JADI YANG KEDUA
ASAL BISA BERSAMA ORANG YANG KUKAGUMI

KITA SELALU ADA UNTUK DIA 
TAPI BELUM TENTU DIA ADA UNTUK KITA
SAAT KITA MENGINGINKANNYA,
KARENA HATINYA BUKAN HANYA UNTUK KITA
TAPI JUGA UNTUK KEKASIH SEJATINYA

MUNGKIN KITA MENCOBA MENGERTI
SAAT DIA BERSAMA ORANG YANG DIA CINTAI
TAPI BAGAIMANAPUN KITA MASIH PUNYA HATI
ADA RASA CEMBURU DAN SAKIT HATI ITU PASTI

KENAPA KITA HARUS MENYAKITI DIRI SENDIRI?
KENAPA KITA TAK MENCOBA PINDAH KE LAIN HATI?
ENTAHLAH......CINTA MEMANG MISTERI
DIA HADIR BEGITU SAJA TANPA PERMISI
TAK PEDULI WALAU DIA SUDAH ADA YANG MEMILIKI
AKHIRNYA KITA SENDIIRI YANG TERSAKITI
HIKZ..

Sabtu, 11 Mei 2013

Marah

Aku hanya bisa menyelesaikannya dengan merenung. Itulah momen untuk membiarkan sistemku mencoba menganalisis masalah, membuat penyelarasan, atau menonaktifkan yang tidak bisa diselaraskan........

Rabu, 03 April 2013

:: YANG MENANTI TANPA JANJI ::

Merpatiku, Terbanglah!
Ke angkasa mana kau suka
Tak perlu kau dusta
Sangkar ini bukan petaka

Merpatiku,
Kepakkan sayapmu seluas angkasa
Tak perlu kau iba
Sangkar ini bukan ruang derita

Sangkar ini,
Akan tetap terjaga-pelihara
Dengan aroma yang kau suka
Dengan bingkai yang kau selera

Kelak,
Bila kau lelah dalam terbangmu
Kau boleh singgah sekehendakmu
Tak perlu kau ragu

Kelak,
Bila kau singgah ke sangkar ini
Kau tetap akan merasa nyaman
Tak ada yang berubah bingkai dan aromanya

Merpatiku, Terbanglah!
Kepakkan sayapmu seluas angkasa
Sangkar ini tetap kau punya
Selamanya

Sangkar ini,
Tak ada majikan
Tak ada penguasa
Hanya kehendakmu yang berdaulat

---------------------------------------------------
23.10
Bangkalan, 30 Maret 2013

Sabtu, 02 Februari 2013

: JAGAT KECANTIKAN ITU KAMU ::

Keindahanmu,
Tak bisa dilukiskan
Kecantikanmu,
Juga tak bisa diceritakan

Kamu lebih indah dari lukisan
Bahkan dari lukisan yang dilukis selama sepuluh tahun, Joconde
Penuh misteri keanggunan
Bahkan lebih indah dari panorama alam
Penuh harmoni keajekan

Kecantikanmu melebihi perempuan-perempuan legenda
Lebih mempesona dari Helene
Karena kecantikannya perang Troya terjadi
Lebih memukau dari Pitaloka
Kecantikannya menjadikan Majapahit berperang dengan Pajajaran
Lebih menawan dari Drupadi
Kecantikannya mengharuskan Arjuna terlibat beberapa pertarungan

Haruskah Aku melukiskan keindahanmu?
Sehingga orang-orang menggunjing misteri keanggunanmu
Haruskah Aku menceritakan kecantikanmu?
Sehingga orang-orang memperebutkanmu

Tidak!
Aku benci pergunjingan
Aku tidak menyukai pertarungan
Apalagi peperangan

Aku hanya ingin mencintaimu
Seperti cinta seorang Rasul
Aku hanya ingin mengasihimu
Seperti kasih seorang Messiah
Aku hanya ingin menyayangimu
Seperti rasa sayang seorang Sidharta
Dan, Aku sudah menggilaimu
Seperti kegilaan seorang Sufi

~proud to: my tia lovely~

Jumat, 01 Februari 2013

Autumn in Paris

“Satu-satunya yang bisa kulakukan sekarang adalah keluar dari hidupnya.
Aku tidak akan melupakan dirinya, tetapi aku harus melupakan perasaanku padanya walaupun itu berarti aku harus menghabiskan sisa hidupku mencoba melakukannya.
Pasti butuh waktu lama sebelum aku bisa menatapnya tanpa merasakan apa yang aku rasakan setiap kali aku melihatnya.
Mungkin suatu hari nanti – aku tidak tahu kapan – rasa sakit ini akan hilang dan saat itu kami baru akan bertemu kembali.”
Autumn In Paris, Ilana Tan

one and only

Menjadi Tawanan Hatimu ::

 

Manusia di belahan bumi mana  pun, 

tentu tidak ingin kebebasannya tumpas.

juga tidak ingin kebahagiaannya terampas.

Manusia di belahan bumi mana pun, 

tentu menginginkan kebebasannya utuh. 

Juga mendapatkan kebahagiaan penuh.

Namun, seringkali manusia dihadapkan pada dua pilihan, 

kebebasan utuh tanpa kebahagiaan penuh; 

atau kebahagiaan penuh tanpa kebebasan utuh.

Tentu, pilihan-pilihan itu lebih getir dari  buah simalakama. 

Tapi manusia harus memilih. Tanpa mengolah dan mimilah. 

Pilihan adalah risiko itu sendiri.

Bukankah manusia adalah tawanan kehidupan? Begitu pula 

diriku, tawanan hatimu. Lebih tepatnya, tertawan di hatimu. 

Atau lebih tepatnya lagi, menyerahkan diri menjadi tawanan hatimu.

Manusia harus memilih. Dan aku telah memilih. Ya, 

memilih menjadi tawanan hatimu. Menyerahkan diri menjadi tawanan 

kepada kamu yang sungguh menawan.

~proud to: my tia lovely~

Rabu, 30 Januari 2013

Amba

Penantian menjadikan orang lebih gila dari orang-orang gila, lebih idiot dari orang-orang idiot, lebih menyedihkan dari orang-orang yang sedang berkabung. Tapi menantimu lebih menyejukkan dari embun pagi, lebih menyegarkan dari hujan setelah kemarau panjang, lebih meneduhkan dari awan yang mengawang di langit....@bhisma

Selasa, 29 Januari 2013

Saat Bersama Kamu ::
Panas tidak lagi terik
Bayanganmu meneduhkannya
Dingin tidak lagi menggigil
Senyumanmu menghangatkannya
Saat bersama kamu
Kicau burung tak lagi merdu
Suaramu telah mengambilnya
Saat bersama kamu
Pelangi tak lagi mempesona
Hadirmu telah menyerapnya
Seluruh organku tak berfungsi
Otakku tak lagi berpikir
Tak mampu lagi kubedakan salah dan benar
Lidahku tak lagi merasa
Tak mampu lagi kubedakan pahit dan manis
Saat bersama kamu
Rasa dan pikiranku telah menyatu
Dalam jiwamu
Saat bersama kamu
Masa lalu bukanlah kenangan
Masa depan bukanlah harapan
Hari ini adalah segalanya
Saat aku bersama kamu
~proud to: my tia lovely

Jumat, 18 Januari 2013

AH, SENYUM ITU ::

mampu kuterjemahkan serat kuno
mampu kuterjemahkan code syntax
tapi tak mampu kuterjemahkan senyummu
ah, senyum itu

kamu tahu, senyum monalisa?
lukisan mahakarya da vinci?
kebanyakan pengamat lukisan sukar menafsirnya
seandainya  aku melukis senyummu
mereka juga mengatakan hal yang sama
bahkan, akan mengatakan lebih sukar
aku yakin
melebihi keyakinan semua orang

sayang, aku bukan da vinci
aku hanya mampu melukis senyummu
dalam benakku
hanya dalam benakku
ah, senyum itu

kamu tahu, monalisa pun akan murung
melihat senyummu
sayang, aku hanya mampu melukis
hanya dalam benakku
ah, senyum itu

~proud to: my tia lovely~

Rabu, 02 Januari 2013

: JAGAT KECANTIKAN ITU KAMU ::

Keindahanmu,
Tak bisa dilukiskan
Kecantikanmu,
Juga tak bisa diceritakan

Kamu lebih indah dari lukisan
Bahkan dari lukisan yang dilukis selama sepuluh tahun, Joconde
Penuh misteri keanggunan
Bahkan lebih indah dari panorama alam
Penuh harmoni keajekan

Kecantikanmu melebihi perempuan-perempuan legenda
Lebih mempesona dari Helene
Karena kecantikannya perang Troya terjadi
Lebih memukau dari Pitaloka
Kecantikannya menjadikan Majapahit berperang dengan Pajajaran
Lebih menawan dari Drupadi
Kecantikannya mengharuskan Arjuna terlibat beberapa pertarungan

Haruskah Aku melukiskan keindahanmu?
Sehingga orang-orang menggunjing misteri keanggunanmu
Haruskah Aku menceritakan kecantikanmu?
Sehingga orang-orang memperebutkanmu

Tidak!
Aku benci pergunjingan
Aku tidak menyukai pertarungan
Apalagi peperangan

Aku hanya ingin mencintaimu
Seperti cinta seorang Rasul
Aku hanya ingin mengasihimu
Seperti kasih seorang Messiah
Aku hanya ingin menyayangimu
Seperti rasa sayang seorang Sidharta
Dan, Aku sudah menggilaimu
Seperti kegilaan seorang Sufi

~proud to: my tia lovely~