Pertama. Hanya lelaki
yang boleh menghampiri perempuan. Perempuan yang mengejar-ngejar lelaki
pastilah sundal. Kedua. Perempuan akan memberikan tubuhnya pada lelaki
yang pantas, dan lelaki itu akan menghidupinya dengan hartanya. Itu
dinamakan perkawinan. Kelak, ketika dewasa, aku menganggapnya
persundalan yang hipokrit.”
—
Saman, Ayu Utami
Tidak ada komentar:
Posting Komentar